ENVIRONMENT

Warga Banjir Konawe Krisis Air Bersih , Terpaksa Gunakan Sumur Bercampur Lumpur

SIBERLING.COM SULTENG — Warga mengambil air di sumur yang telah bercampur air banjir di Desa Wanuamandala, Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (17/6/2019).

Hingga berita ini diturunkan, tersiar informasi sebanyak 14 desa di Kecamatan Wonggeduku Konawe masih terendam banjir akibat luapan Sungai Konaweha sejak Rabu (12/6/2019)  pekan lalu.

” Kami terpaksa menggunakan air sumur yang  bercampur lumpur tersebut untuk bertahan hidup. Kami tetap ingin bertahan dan menetap disini, meskipun  kesulitan air bersih untuk memasak. Kami berharap secepatnya agar pemerintah dapat mengambil langkah cepat mengatasi masalah ini, ” kata Dompu salah seorang warga setempat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebukan dampak dari banjir yang terjadi di Konawe Utara, Sulawesi Tenggara hingga kini tercatat ada 1.598 kepala keluarga (KK) atau 5.703 jiwa yang tersebar pada enam kecamatan tiga kelurahan dan 42 desa di wilayah itu.

Sebelumnya, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis pers, Rabu (12/6/2019) menyebutkan tingginya intensitas hujan yang mengakibatkan banjir di wilayah itu pada 2 Juni 2019 yang menyebabkan meluapnya tiga sungai besar di wilayah itu yakni Sungai Lalindu, Sungai Walasolo dan Sungai Landawe mengakibatkan banjir di Konawe Utara.

“Kurigian yang sudah terdata hingga saat ini yakni, rumah yang hanyut sebanyak 202 unit, rumah terendam 1.396 unit. Lahan pertanian meliputi lahan sawah seluas 970,3 hektare, tanaman jagung 83,5 hektare, areal tambak seluas 420 hektare dan lainnya 11 hektare,” tandasnya.

Editor : Saputra Fatih

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker