ENVIRONMENT

Padi Gogo, Solusi Petani Bertanam di Musim III

SIBERLING.COM PURWOKERTO — Akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Asna Mustofa mengatakan padi gogo bisa menjadi alternatif bagi petani yang ingin menanam padi pada musim tanam ketiga.

“Padi gogo bisa saja ditanam pada musim tanam ketiga atau musim kering, dengan catatan hanya pada daerah tertentu yang masih terdapat curah hujan,” katanya di Purwokerto, Senin (17/6/19).

Menurut dosen Fakultas Pertanian Unsoed tersebut, meskipun tidak memerlukan air yang melimpah namun padi gogo tetap membutuhkan air.

“Padi gogo tetap membutuhkan air meskipun kebutuhan airnya tidak sebesar padi biasa, karenanya padi gogo bisa di tanam di wilayah tertentu yang masih terdapat hujan atau bukan wilayah yang kekeringan dan kriris air,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Dia menambahkan, bagi wilayah yang sudah sangat jarang mengalami hujan maka pada musim tanam ketiga petani disarankan untuk menanam palawija.

“Banyak tanaman yang bisa menjadi alternatif. Biasanya sangat tergantung lokasi dan tergantung ketersediaan air, kalau masih ada air bisa tanam jagung, kalau sama sekali tidak ada air biasanya kacang hijau,” katanya.

Kendati demikian, dia kembali mengingatkan agar selama musim kemarau petani harus disiplin dalam mengambil air.

“Petani harus disiplin dalam mengambil air dan penting untuk mengambil pada pintu-pintu yang sudah ditentukan,” katanya.

Selain itu, kata dia, petani juga harus hemat dalam penggunaan air agar ada pemerataan dalam pembagian air dapat terpenuhi dengan cukup.

Editor : Saputra Fatih

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker