OLAH RAGA

Duel Sengit, Petrucci Berhasil Juarai MotoGP Italia

SIBERLING.com, JAKARTA – Pabrikan motor Ducati melengkapi torehan hattrick juara GP Italia setelah Danilo Petrucci menyentuh garis finis pertama di Sirkuit Mugello, Italia, Ahad (2/6). Dua kemenangan Ducati di Mugello sebelumnya dipersembahkan oleh Jorge Lorenzo pada 2018 dan Andrea Dovizioso pada 2017. Petrucci mengawali balapan dari P3.

Bukan hal yang mudah bagi pembalap asal Italia ini melalui balapan di kandang. Dirinya mendapat perlawanan ketat dari Marc Marquez (Repsol Honda) dan rekan satu tim Andrea Dovizioso di balapan sepanjang 23 lap itu.

Sebelumnya, hasil terbaik Petrucci di Mugello adalah finis ketiga pada 2017. Dia pun mengungkapkan kegembiraannya usai merengkuh kemenangan pertamanya di kelas premier itu, juga di tanah kelahirannya. “Saya ingin dedikasikan kemenangan pertama ini untuk Andrea, rekan satu tim saya, yang telah mengadopsi saya musim dingin ini seperti saudara,” kata Petrucci usai lomba.

Petrucci, Marquez dan Dovizioso terlibat sejumlah aksi salip menyalip padai lap-lap terakhir yang ketat hingga akhirnya Marquez, yang start dari pole position, harus mengakui keunggulan motor Ducati bernomor 9 itu dan finis sebagai runner-up dengan margin tipis 0,043 detik.

Marquez sempat membuat kesalahan dengan melebar ketika memimpin lomba dan harus membayar mahal ketika tiga pebalap Ducati dan satu Suzuki mendahuluinya di lap kelima.

“Saya kehilangan apex di Tikungan 1. Kemudian di lap terakhir ketika saya mendapati Danilo terdepan, saya kedua dan Dovi di tempat ketiga saya memutuskan untuk tidak menyerang dan hanya akan bertahan karena jika saya mencoba dan melebar, Dovi akan memenangi lomba dan itu akan buruk hasilnya,” kata Marquez.

“Saya sangat senang terhadap Danilo. kami bekerja sama karena saya tahu dia punya potensi. itu lah kenapa saya katakan di banyak wawancara di awal musim sebelum Qatar bahwa dia punya potensi dan dia harus mempelajari sesuatu, dan dia lakukan itu.”

“Saya merasa sangat senang karena dia. Dan menang di Mugello adalah balapan terbaik di kejuaraan kami. Jadi ini bagus dan saya rasa ini akan memiliki dampak kepada masa depannya,” ungkapnya. Sementara Rossi berakhir ketika Raja Sirkuit Mugello itu terjatuh ketika balapan masih menyisakan 16 putaran. (kur)

 

 

 

 

Editor : Kawara Meliala

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker