LIFESTYLE

Bangun Hunian Tapi Dana Terbatas, Rumah Tumbuh Solusinya ?

SIBERLING.COM JAKARTA — Tidak semua orang punya dana besar untuk membangun rumah. Kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi, seringkali membuat impian membangun dan memiliki rumah terkendala. Masalah ini coba dijawab oleh arsitek Yu Sing.

“Untuk klien dengan dana terbatas, saya utamakan membuat rumah yang dapat ditinggali meskipun belum semua ruangan lengkap, tapi tetap bisa ditinggali,” jelas Yu Sing seperti dikutip dari Kompas.com

Dia pun mencontohkan, untuk satu keluarga kecil rumah yang dapat dirancang berisi dapur, ruang tengah, kamar mandi, dan kamar tidur saja. Selanjutnya ketika si anak mulai besar dan mereka sudah memiliki dana tambahan, Yu Sing akan membangun kamar lain di rumah tersebut. Rumah pun bertumbuh seiring kemampuan keluarga tersebut dalam mencicil dengan keterbatasan biaya. Teknik mencicil ditambah dengan efisiensi material, memungkinkan siapa pun memiliki rumah layak huni.

Melansir rumah1234.com, Rumah tumbuh, adalah solusi bagi sebagian orang yang mau membangun hunian impian, namun memiliki dana terbatas. Dalam membangun rumah tumbuh tersebut, hal yang harus ditanamkan adalah berorientasi kepada masa depan. Saat perencanaan pembangunan rumah di awal, kamu harus sudah membayangkan seperti apa gambaran rumah tersebut dalam 10 atau 20 tahun ke depan. Dengan perencanaan yang matang sejak awal, nantinya kamu bisa lebih mudah dan murah ketika melakukan perubahan.

Rumah tumbuh merupakan rumah yang dibangun secara bertahap, menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan biaya dari pemiliknya. Pertumbuhannya pun bisa ke atas (vertikal), atau ke samping (horizontal), tergantung dari lahan yang tersedia.  Namun Skala prioritas juga menjadi pedoman dalam membangun pondasi rumah tumbuh. Misalnya di tahap pertama, ruangan-ruangan yang harus tersedia cukup ruangan yang bisa mendukung aktivitas sehari-hari.

Lalu beberapa tahun kemudian ketika kamu memiliki anak yang cukup besar dan harus memiliki kamarnya sendiri, barulah kamu melakukan pembangunan tahap kedua, untuk menambah ruangan kamar. Seterusnya akan seperti itu, ketika ada kebutuhan baru, kamu selalu bisa menambah bangunan, karena konsep rumah di sini terus bertumbuh.

Meskipun akan selalu ada penambahan dalam rumah berkonsep tumbuh, bukan berarti rumah tersebut terlihat seperti rumah yang belum selesai, sehingga berkurang nilai estetikanya. Untuk menyiasatinya, kamu bisa membangun rumah dengan langit-langit yang tinggi, atau menggunakan gaya industrial dengan finishing serba abu-abu, dan konsep interior open space.

Editor : Saputra Fatih

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker