SUMSEL

Gruduk Kantor Bupati Muara Enim, Masa : Stop Batubara Melintas !

SIBERLING.COM MUARA ENIM —  Setelah aksi penghadangan terhadap angkutan batubara PT Ganendra Pasopati Prawra (GPP) yang menggunakan jalan desa di wilayah Unit 6 Trans Sosial Kecamatan Muara Enim. Warga setempat bersikeras menolak armada angkutan batu bara PT GGP melewati jalan desa.

Pada penghadangan tersebut tidak sedikit angkutan batu bara yang sudah keluar dari tambang, dipaksa untuk putar balik. Meski demikian, pihak perusahaan masih saja memaksakan untuk melintas.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut supaya tidak ada timbul permasalahan di tengah tengah masyarakat , akhirnya ratusan warga unit 6 Trans Desa Muara Harapan mendatangi Kantor Bupati Kabupaten Muara Enim untuk meminta kejelasan mengenai angkutan batu bara PT GPP yang masih terus memaksa melintas,

Kedatangan warga Desa Unit 6 Trans Desa Muara Harapan ini diterima langsung oleh Bupati Kabupaten Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM, Wakil Bupati H Juarsah SH, Asisten 1 Drs Teguh Jaya MM, Kepala Dinas Perhubungan H Riswandar SH MH beserta dinas yang terkait.

Lihat Juga  Gubernur Berharap MoU tentang Inovasi Daerah Membawa Sumsel Maju Untuk Semua

Untuk membicarakan permasalahan tersebut, ada 10 perwakilan warga Desa Unit 6 Desa Muara Harapan diizinkan masuk ke ruang rapat. Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM, yang dikuti oleh perwakilan PT GPP, dari Polres Muara Enim dan Dandim 0404 Muara Enim serta instansi yang terkait.

Pada rapat ini Bupati Kabupaten Muara Enim tidak banyak menyampaikan tanggapannya. Setelah memerhatikan reaksi masyarakat Unit 6 Trans Sosial Desa Muara Harapan. Maka Bupati Kabupaten Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM secara tegas mengatakan agar aktivitas armada angkutan batubara PT Ganendra Pasopati Prawara (GPP) dihentikan.

”Kesimpuan pada rapat ini, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Muara Enim meminta aktivitas armada angkutan batubara PT GPP dihentikan untuk sementara,” tegas Bupati.

Lihat Juga  Gubernur Berharap MoU tentang Inovasi Daerah Membawa Sumsel Maju Untuk Semua

Sementara itu salah seorang perwakilan warga Unit 6 Trans Sosial Desa Muara Harapan yang diberi kesempaan untuk berbicara dirapat tersebut, mereka sangat mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muara Enim atas kejelasan tersebut. Karena kata dia payung hukum larangan angkutan batubara menggunakan jalan umum di Sumsel sudah ada. Jadi tolong ucapan Bupati Muara Enim tersebut ditanggapi oleh PT GGP, Jangan terus menerus ngeyel,”ucapnya.

Lanjutnya, mereka juga meminta kepada aparat kepolisian, Dinas Perhubungan, serta instansi yang terkait untuk melakukan pelarangan dan menindak tegas armada angkutan PT GPP yang mesih tetap melakukan pengangkutan batu bara di jalan dimaksud. ”Tolong jangan kami masyarakat yang melakukan pencegatan, kami jangan dibenturkan,” pintanya.

Editor : Saputra Fatih

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close