LIFESTYLE

Ria Irawan Sarankan Film Jadul Ditonton Generasi Milenial

SIBERLING.com, JAKARTA  — Lahir dari pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan, membuat Ria mendapat sorotan sejak kelahirannya. Karena besar di lingkungan film, bahkan ayahnya memiliki perusahaan film Agora, menjadikan Ria tertarik dengan dunia perfilman sejak masih kecil.

Membintangi lebih dari 50 film sejak dekade 1970-an, Ria Irawan masih aktif berkarier di dunia akting hingga kini. Tahun ini misalnya, Ria Irawan membintangi film Mantan Manten, Kuambil Lagi Hatiku, dan Bumi Itu Bulat.

“Ada film tempo dulu yang ditonton sampai sekarang tetap relevan, ada pula film yang menandai zaman karena menggunakan teknologi yang kini sudah tidak dipakai. Saya pikir menonton lagi film Indonesia jadul membuat kita belajar banyak hal,” terang Ria Irawan, belum lama ini. Melihat geliat industri perfilman di Indonesia, Ria Irawan merekomendasikan tiga film jadul yang cocok untuk ditonton para generasi milenial. Berikut daftarnya;

Film ini berkisah tentang Ibu Rakhim (Tuti Indra Malaon), janda priyayi, selalu bersikap mengambil alih beban hidup anak-anaknya. Sebenarnya ia ingin membagi beban pada anak tertuanya, Farida (Niniek L. Karim), tapi tak selalu bisa karena kesibukannya. Apalagi ia bukan orang yang disenangi adik-adiknya karena terlalu pengatur. Beban tadi akhirnya lebih banyak dibagi bersama seorang mahasiswa yang kos di rumahnya dan pembantunya.

Menurut Ria Irawan, kesan pertama menonton film ini, konfigurasi pemainnya keren banget. “Bagi saya, Ibunda adalah standar film dengan deretan pemain ciamik pada zamannya. Ada Tutie Indra Malaon, Niniek L Karim, Alex Komang, dan masih banyak lagi,” ucapnya.

Lihat Juga  Bantu Sesama, Bulan Puasa Tak Menghambat Donor Darah

“Setelah kebangkitan film Indonesia, film dengan deretan pemain berkelas jarang kita temukan. Berbagi Suami karya Nia Dinata bisa dibilang mendekati Ibunda,” ulas Ria Irawan.

Film bergenre komedi ini bercerita tentang Beni (Benyamin S), yang telah lama pacaran dengan Ida (Ida Royani), terpikat pada Ratmi (Ratmi B-29), yang berhasil meraih gelar ratu, karena menyuap juri. Direktur pabrik biskuit tempat Ratmi bekerja, malah memasang gambar Ratmi untuk iklan biskuitnya. Masalah lain muncul. Kambing peliharaan ayah Ratmi, membuat sewot tetangganya, janda kakak Ida. Beni menjual kambing dengan harga murah. Komisi hasil jual kambing itu digunakan Beni untuk pacaran dengan Ida. Kisah-kisah konyol yang dirangkai sebagaimana umumnya film banyolan.

Ratu Amplop salah satu film komedi legendaris di era Generasi Bunga. Selain melambungkan nama Benyamin S, film ini melahirkan sosok ikonis Ratmi B-29. Saking fenomenanya, Ria Irawan hingga kini masih terobsesi ingin menjadi Ratmi B-29. “Saya pengin banget membintangi Ratu Amplop dan terobsesi menjadi Ratmi B-29. Sayang hidung saya terlalu mancung,” beber Ria Irawan dirilis Indonesiainside.id.

Darna adalah anak ajaib mirip Superman. Dia bisa terbang, menghentikan kereta api yang masuk jurang, menangkap penjahat, dll. Ia lahir untuk membasmi kejahatan. Ia lahir dalam keadaan terbungkus plasentanya. Itulah yang membuatnya jadi anak ajaib.

Sejak kecil ia berkawan dengan Dodi dan Maria. Maria ini juga anak ajaib, hanya saja, ia berasal dari roh jahat. Sejak kecil Maria yang dipelihara bibinya, sudah menunjukkan kekuatan gaibnya. Karena jadi omongan, ia lari dari rumah, dan ditemukan Sukarya, yang membesarkannya. Maria mencintai Dodi, tapi Dodi merasa hanya bersahabat biasa. Maria sangat pencemburu, termasuk pada Darna.

Lihat Juga  Bantu Sesama, Bulan Puasa Tak Menghambat Donor Darah

Karena cemburunya itu ia mencelakakan ibu Dodi dan juga Dodi. Ia lalu minta tolong pada Darna untuk melepaskan diri dari roh jahat yang menguasainya. Darna membantu Maria dengan cara membunuh roh jahat yang ternyata ayah Maria. “Darna Ajaib menempatkan Lydia Kandou sebagai Wonder Woman versi Indonesia. Menyaksikan film ini bagai menyelami dunia fantasi dengan sentuhan horor yang cukup kental,” Ria Irawan mengingat.

Di tengah keterbatasan teknologi, kentara sekali sineas Indonesia berupaya berinovasi dengan ide cerita dan visualisasi yang memukau lewat film ini. Darna Ajaib merupakan adaptasi dari komik Darna karya Armin Tanjung.

Di luar dunia perfilman, saat ini Ria Irawan tengah serius membantu banyak orang berjuang melawan sakit kanker. Salah satunya adalah dengan mengubah cara pandang para penderita kanker bahwa dengan berobat di Indonesia pun, orang tersebut masih bisa sembuh tanpa harus ke luar negeri. Ia pernah berikrar, jika ia akan membantu banyak orang jikalau Tuhan memberikannya kesembuhan. Bahkan, hal itu sudah dilakukannya saat dirinya masih menjalani pengobatan. Setelah dirinya dinyatakan sembuh, Ria Irawan siap mengabdi memenuhi janjinya dulu. Hal itu terbukti dengan sertifikat hypnotherapy yang telah diraihnya. (dry)

 

 

 

 

Editor: Kawara Meliala

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close