ENVIRONMENT

Gunung Agung Kembali Erupsi

BNPB : Himbau Masyarakat Menjauh Dari Radius 4 Kilometer

SIBERLING.COM BALI – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Geologi (PVMBG) mengeluarkan peringatan kepada warga, pendaki dan wisatawan untuk tidak mendekati Gunung Agung Kabupaten karangasem Bali sejauh radius empat kilometer pasca meletus dan mengeluarkan dentuman keras pada  ahad (12/5/19 ) pukul 22.29 Wita.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwonugroho mengungkapkan, erupsi telah membakar semak belukar di sekitar puncak. Pihakya juga meminta agar masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan.

“Lava pijar dari erupsi Gunung Agung membakar semak belukar di sekitar puncak kawah. Status Siaga, zona bahaya di dalam 4 km,” tuturnya seperti dilansir dari cnnindonesia.com.

Lihat Juga  BMKG Minta Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan

Kendati demikian, Sutopo juga  meminta masyarakat tetap tenang, tidak perlu khawatir yang berlebihan karena pada prinsipnya Bali masih dalam kategori yang cukup aman.

“Masyarakat tetap tenang. Tidak perlu mengungsi. Bali tetap aman dan nyaman. Bandara IGK Ngurah Rai pun tetap beroperasi normal sampai detik ini,” ujarnya.

Menurut Sutopo, meskipun Gunung api tersebut saat ini  dalam kondisi tingkat aktivitas Level III (Siaga) terhitung setidaknya mengalami erupsi sejak 21 November 2017 dan pada 12 Mei 2019 mengalami satu gempa letusan, lima gempa hembusan, dua gempa tektonik jauh.

Berdasarkan pengamatan petugas Pos Pantau Gunung Agung, beber Sutopo, pihaknya mendapatkan laporkan adanya lontaran material pijar sejauh lebih kurang 3.000 meter mengarah ke barat dan barat laut.

Lihat Juga  Cemari Lingkungan, Pabrik PT Pindo Deli III Dilarang Berproduksi

Menyikapi hal tersebut, Nyoman Budi  salah seorang warga Desa Nongan, Karangasem, menuturkan bahwa, dirinya sejak malam telah mendengar dentuman dan suara keras yang mengakibatkan puluhan orang keluar dari  rumah masing-masing, meskipun mereka tetap tenang.

Editor : Saputra Fatih

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close