OLAH RAGA

Barcelona Tersingkir, Nasib Ernesto Diujung Tanduk

SIBERLING.com, BARCELONA – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, disebut-sebut menjadi orang yang paling bertanggung jawab atas tersingkirnya Blaugrana dari Liga Champions musim ini. Barcelona harus menerima kenyataan pahit seusai dihentikan langkahnya oleh Liverpool di babak semifinal Liga Champions musim ini.

Tersingkirnya Barcelona terbilang mengejutkan. Pasalnya, Lionel Messi dkk sudah meraup kemenangan 3-0 pada pertandingan leg pertama semifinal yang berlangsung di Camp Nou tengah pekan lalu. Tetapi, mereka justru takluk empat gol tanpa balas ketika bertandang ke markas Liverpool, Stadion Anfield, pada laga leg kedua, Rabu (8/5/2019) dini hari WIB.

Valverde sebagai entrenador Barcelona dituding menjadi penyebab kekalahan memalukan tersebut. Ia dianggap tidak belajar dari kesalahan musim lalu. Pada musim lalu, Barcelona disingkirkan oleh wakil Italia, AS Roma pada perempat final Liga Champions dengan cara yang hampir sama.

Pada leg pertama, Barcelona menang 4-1. Tetapi, mereka harus kalah 0-3 dari AS Roma pada laga leg kedua yang berlangsung di Stadion Olimpico. Meskipun secara agregat seimbang 4-4, Roma berhak lolos karena unggul produktivitas gol tandang. Kebersamaan Valverde dengan Barcelona pun dirasa tinggal menghitung hari akibat hasil buruk di kompetisi Benua Eropa.

Padahal, kontrak Valverde bareng Barcelona baru akan berakhir pada 2020 plus opsi perpanjangan. Namun begitu, kontrak baru itu memang tidak memperkuat posisi Valverde sebagai pelatih Barcelona. Dilansir dari BolaSport, terdapat satu fakta menarik mengenai detail kontrak baru yang ditandatangani Valverde pada Februari lalu.

Klausul tersebut merupakan klausul ‘keluar’ yang dapat diaktifkan baik oleh sang pelatih maupun pihak klub pada akhir setiap musim. Artinya, Valverde bisa lengser dari kursi pelatih Barca jika dirinya tidak lagi dibutuhkan klub. Mantan pelatih Athletic Bilbao itu juga tidak akan mendapat bayaran dari durasi kontrak yang tersisa.

Di bawah asuhan Ernesto Valverde, Barcelona memang lebih bertaji di kompetisi domestik. Dalam dua musim terakhir, termasuk musim ini, Blaugrana sukses meraih gelar juara Liga Spanyol. Mereka masih dapat menambah koleksi trofi jika mampu mengalahkan Valencia pada final Copa del Rey di Stadion Benito Villamarin pada 25 Mei mendatang. (bon)

 

 

 

Editor : Kawara Meliala

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close